Bersyukurlah, Maka Akan Kutambahkan Nikmat-Ku
Kultum Hari ke-5 Ramadhan
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum wr.wb
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan semesta alam, yang telah memberikan kita berbagai kenikmatan yang tak terhitung jumlahnya. Shalawat serta salam kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.
Hadirin rahimakumullah,
Pada kesempatan yang berbahagia ini, di hari ke-5 bulan suci Ramadhan, marilah kita merenungkan salah satu perintah Allah yang sangat penting dalam kehidupan kita, yaitu bersyukur. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:
"La'in syakartum la'azidannakum wa la'in kafartum inna 'azabi la syadid."
"Jika kalian bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kalian kufur (ingkar), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. Ibrahim: 7)
Ayat ini menjadi pedoman hidup bagi kita bahwa bersyukur adalah kunci bertambahnya nikmat. Sebaliknya, jika kita kufur nikmat atau tidak mensyukurinya, maka ancaman Allah adalah azab yang sangat pedih.
Makna Syukur yang Hakiki
Bersyukur tidak sekadar mengucapkan "Alhamdulillah", tetapi harus diwujudkan dalam tiga aspek:
1. Syukur dengan hati, yaitu menyadari bahwa segala kenikmatan berasal dari Allah semata, bukan karena usaha kita semata.
2. Syukur dengan lisan, yakni sering memuji Allah dengan mengucapkan Alhamdulillah serta mengajak orang lain untuk bersyukur.
3. Syukur dengan perbuatan, yaitu menggunakan nikmat yang diberikan Allah untuk hal-hal yang baik dan sesuai dengan kehendak-Nya.
Sebagai contoh, jika kita diberikan nikmat rezeki, maka kita harus berbagi dengan yang membutuhkan. Jika kita diberikan kesehatan, kita gunakan untuk beribadah dan beramal shalih. Jika kita diberikan ilmu, maka kita sebarkan kepada orang lain agar bermanfaat.
Keutamaan Bersyukur dalam Islam
1. Mendapatkan tambahan nikmat
Allah telah menjanjikan dalam Al-Qur’an bahwa mereka yang bersyukur akan mendapatkan tambahan nikmat. Ini mencakup nikmat harta, kesehatan, keberkahan waktu, dan lain sebagainya.
2. Menjadi hamba yang dicintai Allah
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah sosok yang sangat bersyukur kepada Allah. Beliau bangun malam hingga kakinya bengkak, dan ketika ditanya mengapa beliau bersungguh-sungguh dalam ibadah, beliau menjawab, "Tidakkah aku ingin menjadi hamba yang bersyukur?" (HR. Bukhari & Muslim).
3. Terhindar dari azab Allah
Orang yang kufur nikmat akan mendapatkan ancaman azab dari Allah. Banyak kisah dalam Al-Qur’an tentang kaum yang dihancurkan karena tidak mensyukuri nikmat Allah, seperti kaum Nabi Syu’aib yang tidak jujur dalam berdagang, dan kaum ‘Ad yang menyombongkan diri dengan kekuatan mereka.
Cara Mengamalkan Syukur dalam Kehidupan Sehari-hari
Sebagai umat Islam, ada banyak cara kita bisa mengamalkan rasa syukur:
1. Menjaga ibadah – Shalat tepat waktu, berpuasa dengan ikhlas, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak doa.
2. Berbagi dengan sesama – Sedekah, zakat, dan membantu orang lain adalah bentuk syukur atas rezeki yang diberikan Allah.
3. Menjaga lisan dan hati – Hindari keluhan dan selalu berusaha melihat sisi positif dalam setiap keadaan.
4. Menggunakan nikmat sesuai kehendak Allah – Kesehatan digunakan untuk beribadah, ilmu untuk kebaikan, harta untuk membantu yang membutuhkan.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Di bulan Ramadhan ini, marilah kita tingkatkan rasa syukur kita kepada Allah. Betapa banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita, mulai dari kesehatan, kesempatan hidup, hingga hidayah Islam. Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang lalai dan kufur nikmat.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang pandai bersyukur sehingga nikmat-Nya semakin bertambah dalam kehidupan kita.
Akhir kata, marilah kita tutup majelis ini dengan doa:
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الشَّاكِرِينَ، وَزِدْنَا مِنْ نِعْمَتِكَ، وَبَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا، وَاجْعَلْنَا مِنَ الصَّالِحِينَ
"Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang bersyukur, tambahkanlah nikmat-Mu kepada kami, berkahilah rezeki yang Engkau berikan, dan jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang shalih."
Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan