Ahad, 2 Mac 2025

Makna Puasa sebagai Pendidikan Kesabaran

Kultum Subuh Hari Ketiga Ramadan: 

Makna Puasa sebagai Pendidikan Kesabaran


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan suci Ramadan. Bulan yang penuh keberkahan, bulan yang di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Shalawat serta salam kita sampaikan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya. Semoga kita semua mendapatkan syafaatnya di hari kiamat nanti. Aamiin.

Hadirin yang dirahmati Allah, perkenankan saya menyampaikan sedikit tausiyah subuh ini. Semoga kita semua mendapat keberkahan dan mampu mengamalkan apa yang kita pelajari hari ini dalam kehidupan sehari-hari.


Pada pagi yang penuh berkah ini, marilah kita renungkan makna puasa sebagai pendidikan kesabaran. Allah SWT mewajibkan puasa kepada kita bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi lebih dari itu, puasa adalah latihan kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ ۝١٨٣

"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

Dalam ayat ini, kita memahami bahwa tujuan utama puasa adalah mencapai derajat ketakwaan. Ketakwaan ini tidak bisa dicapai tanpa kesabaran dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Kesabaran adalah kunci dalam menjalankan ibadah puasa. Kita tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan hawa nafsu, emosi, serta berbagai godaan duniawi. Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa adalah perisai. Maka apabila salah seorang dari kalian sedang berpuasa, janganlah ia berkata kotor dan janganlah ia berteriak-teriak. Jika ada orang yang mencacinya atau mengajaknya bertengkar, hendaklah ia mengatakan: ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’" (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari hadits ini, kita belajar bahwa puasa melatih kita untuk menahan diri dari amarah dan perbuatan buruk. Kesabaran dalam menahan lapar dan dahaga selama puasa adalah bentuk latihan kesabaran dalam menghadapi cobaan hidup.

Selain itu, puasa juga mengajarkan kita untuk lebih bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Betapa sering kita menikmati makanan tanpa berpikir bagaimana saudara-saudara kita yang kurang mampu merasakan kelaparan setiap harinya. Dengan berpuasa, kita diajarkan untuk lebih peka terhadap penderitaan orang lain dan memperbanyak sedekah. Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun." (HR. Tirmidzi)

Hadis ini mengajarkan kepada kita bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan diri, tetapi juga tentang berbagi. Jika kita ingin mendapatkan pahala yang besar, maka salah satu caranya adalah dengan berbagi kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

Hadirin yang dimuliakan Allah, selain sebagai bentuk kesabaran dan kepedulian sosial, puasa juga melatih kita untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa. Dengan menahan diri dari hal-hal yang diharamkan selama berpuasa, kita belajar untuk mengontrol diri dalam kehidupan sehari-hari. Ketika Ramadan usai, seharusnya kebiasaan baik ini tetap kita pertahankan dalam kehidupan kita.

Sebagai penutup, marilah kita manfaatkan Ramadan ini sebagai ajang untuk melatih kesabaran dan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Jangan jadikan puasa hanya sebagai rutinitas tahunan, tetapi jadikanlah ia sebagai momentum perubahan diri menuju pribadi yang lebih baik.

Penutup:
Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari ibadah puasa ini dan semakin sabar serta tawakal dalam menghadapi segala ujian kehidupan. Semoga kita menjadi hamba-hamba yang dicintai Allah dan memperoleh keberkahan di dunia serta akhirat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Program 30 Hari Melatih Pikiran Bawah Sadar berdasarkan The Power of Your Subconscious Mind

Setiap hari ada materi singkat + afirmasi/visualisasi/latihan praktis. --- 📘 Program 30 Hari – The Power of Your Subconscious Mind 🗓 Mingg...